Bimtek GIS dalam Manajemen Pertanian dan Perkebunan

 

Bimtek GIS dalam Manajemen Pertanian dan Perkebunan merupakan sebuah pelatihan teknis yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai penggunaan teknologi Geographic Information System (GIS) dalam pengelolaan sektor pertanian dan perkebunan. Dengan semakin kompleksnya tantangan dalam mengelola lahan, distribusi pupuk, pengawasan tanaman, serta prediksi hasil panen, penggunaan GIS menjadi solusi yang tidak dapat diabaikan. Teknologi ini memungkinkan pemetaan lahan secara akurat, monitoring pertumbuhan tanaman dari waktu ke waktu, dan pengambilan keputusan berbasis data spasial yang real-time.

Dalam konteks pertanian modern, GIS mampu menganalisis kondisi tanah, kelembaban, ketinggian, dan faktor lingkungan lainnya untuk menentukan jenis tanaman yang paling sesuai. Hal ini tidak hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga meminimalkan risiko kegagalan panen akibat kesalahan dalam perencanaan. Demikian pula dalam dunia perkebunan, GIS membantu pemantauan area tanam secara luas, identifikasi wilayah yang terkena hama atau penyakit, serta perencanaan infrastruktur irigasi dan transportasi secara efisien. Oleh karena itu, Bimtek GIS dalam Manajemen Pertanian dan Perkebunan menjadi pelatihan yang sangat krusial bagi para profesional di sektor ini.

Materi Bimtek GIS dalam Manajemen Pertanian dan Perkebunan

Materi dalam Bimtek GIS dalam Manajemen Pertanian dan Perkebunan disusun oleh para ahli yang berpengalaman dalam bidang pemetaan, pertanian, dan analisis data spasial. Beberapa materi utama yang akan dibahas antara lain:

  1. Pengenalan GIS dan Komponen Sistemnya: Peserta akan diperkenalkan dengan konsep dasar GIS, jenis data spasial, serta perangkat lunak populer seperti ArcGIS dan QGIS.

  2. Aplikasi GIS dalam Pertanian dan Perkebunan: Studi kasus dan simulasi penggunaan GIS untuk pemetaan lahan, zonasi kesuburan tanah, distribusi air, serta identifikasi penyakit tanaman.

  3. Pengolahan dan Analisis Data Spasial: Teknik digitalisasi, overlay, buffer, dan pembuatan layer data untuk mendukung pengambilan keputusan.

  4. Pemanfaatan Citra Satelit dan Drone: Pelatihan penggunaan data citra satelit dan UAV (drone) untuk pemantauan pertumbuhan tanaman dan perubahan tutupan lahan.

  5. Penyusunan Laporan dan Visualisasi Peta Tematik: Pembuatan output visual yang dapat dimanfaatkan untuk laporan manajemen atau presentasi hasil analisis.

Setiap sesi didesain dengan pendekatan praktik langsung (hands-on training) dan studi kasus agar peserta dapat memahami konteks aplikasi di lapangan secara nyata.

Tujuan dan Manfaat Bimtek

Tujuan utama dari Bimtek GIS dalam Manajemen Pertanian dan Perkebunan adalah untuk meningkatkan kapasitas peserta dalam mengaplikasikan teknologi GIS secara optimal dalam kegiatan pertanian dan perkebunan. Dengan pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menyusun sistem pemantauan berbasis lokasi, mengintegrasikan data spasial dalam sistem manajemen pertanian, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan lahan.

Bimtek GIS dalam Manajemen Pertanian dan Perkebunan. Manfaat yang diperoleh dari pelatihan ini tidak hanya dirasakan secara individu, tetapi juga berdampak luas pada organisasi atau institusi. Beberapa manfaat strategis antara lain:

  • Peningkatan efisiensi dan efektivitas pengelolaan lahan.

  • Pemantauan dan pelaporan yang lebih akurat dan cepat.

  • Pengambilan keputusan berbasis data yang mendukung keberlanjutan.

  • Penghematan biaya operasional melalui pengelolaan sumber daya yang optimal.

  • Peningkatan daya saing dalam penerapan teknologi digital di sektor agrikultur.

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Platindo Pusat Pelatihan Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Bimtek GIS dalam Manajemen Pertanian dan Perkebunan

Metode

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Pilihan Kelas Pelaksanaan:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasilitas

  • Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta

Tata Cara Pendaftaran:

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 085 376 771 176
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Kontak Person

author-avatar

Tentang Bimtek Platindo

Platindo adalah Pusat pelatihan yang yang bergerak dibidang riset, pengkajian bimbingan teknis, diklat, workshop, sertifikasi, pelatihan dan pendidikan non formal. Platindo didirikan sebagai pengembangan sumber daya manusia (SDM) terutama dibidang pendidikan. Baik bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta & mahasiswa.

Tinggalkan Balasan